Rabu, 26 Oktober 2016

Rahasia Hotel yang Tak Diungkap


Jangan kaget dengan isi kamar hotel beberapa hari sebelum seorang tamu masuk ke dalamnya. Mulai dari narkoba, sprei kotor, atau bahkan mayat.

Itulah pengakuan para pegawai hotel melalui forum daring Quora ketika mereka berbagi kisah tentang pengalaman bekerja dalam industri itu.

Tanggapan dari para pegawai hotel seluruh dunia, baik hotel murah maupun yang paling mahal, memiliki kesamaan. Ternyata kamar hotel tidak sebersih yang kita kira dan pembunuhan cukup kerap terjadi di sana.

Dikutip dari Daily Mail pada selasa (25/10/2016), seorang pegawai bernama Farhad yang mengaku telah bekerja di berbagai jenis hotel memberi masukan, "Kami bisa mendengar anda di kamar. Begitulah, bahkan jika suara televisi dikeraskan". Atau "kamar yang saya tawarkan kepadanya adalah kamar yang menjadi tempat temuan mayat seorang pria beberapa hari sebelumnya".

"Dan ketika kamu datang bersama pacarmu serta meminta saya berpura-pura tidak tahu kalau istrimu bertanya, sebenarnya istrimu pun meminta hal yang sama pada akhir pekan lalu".

Beberapa pegawai mengakui bahwa bagi mereka, temuan mayat cukup lazim terjadi, tapi hotel-hotel dengan cerdas menutupi hal tersebut.

Susan menuliskan kejadian kira-kira pada 2009 di sebuah hotel yang memiliki kamar dengan bak mandi buih (jacuzzi) demikian, "seorang wanita terlalu banyak minum, terpeleset ke dalam jacuzzi dan meninggal direbus di dalamnya".

Marco yang bekerja di suatu hotel besar Las Vegas selama 8 tahun, memberi komentar, "kematian di tempat kerja saya memang banyak. Terutama karena kelebihan dosis. Disusul dengan bunuh diri".

"Tentu saja terjadi beberapa kecelakaan. Kisah-kisah yang paling seru tidak sampai sempat menjadi berita".

Salah satu kisah paling sedih dibagikan oleh seorang resepsionis hotel bintang lima di Mexico City, tentang sepasang pasutri lansia yang baik hati pada suatu malam.

"Pegawai melihat bahwa pasangan itu sepertinya tidak mampu. Pasangan itu pergi bersama ke restoran dan memesan wine serta makanan terbaik dalam menu. Para pegawai menganggap mereka sedang merayakan sesuatu".

Penulis itu melanjutkan, "malam berikutnya, mereka ditemukan meninggal di ranjang karena bunuh diri dengan cara overdosis bersama-sama".

"Mereka meninggalkan catatan berisi ucapan terima kasih kepada pegawai karena layanan yang baik dan meminta maaf kepada pembersih kamar karena merepotkan dan mengatakan mereka ingin menghindari pedihnya keluarga kalau menemukan mereka dan harus membersihkan".

Hal yang sering berulang adalah praktik kebersihan seperti disaksikan dari sudut pandang pegawai.
 
Salah seorang menuliskan, "handuk yang saya berikan adalah handuk bekas dan tidak bersih. Ya, baunya memang enak atau wangi, tapi itu penyegar udara yang saya semprotkan setelah menyeterikanya".

Penulis itu juga menuliskan bahwa penilaian online yang memberi nilai "hebat" untuk hotel itu sebenarnya dituliskan oleh para pegawai hotel itu sendiri.

Penulis lain lagi yang bernama Peri mengungkapkan, "saya pernah menyaksikan para pembersih menyeka semua permukaan menggunakan kain kotor yang sama dari bak cuci tangan ke daerah masak dan toilet".

"Lemari bukan bagian dari daftar tugas petugas pembersih, sehingga jika ada tamu melemparkan pakaian dalam yang kotor dalam lemari selama seminggu, kamu akan mencemari pakaianmu".

Kendali jauh (remote control) televisi memiliki lebih banyak kuman daripada bagian luar toilet. Setidaknya, toilet masih diseka, sedangkan remote control televisi tidak diseka.

Penulis ini jugalah yang bicara soal kutu kasur, katanya "periksalah sendiri ketika menaruh koper ke permukaan keras dalam kamar, jika bisa."

"Tariklah pojok sprei dan angkat hingga terlihat ranjangnya...amati celah jahitan. Kadang-kadang, kamu lihat bercak-bercak darah dari gigitan kutu pada tamu sebelumnya".

Leanne, seorang pembersih di hotel London pada 1990-an mengaku, "kami disuruh mencuci semua alat minum di bak cuci tangan dalam kamar (sebelum bak cuci itu dibersihkan), kemudian mengeringkannya menggunakan handuk badan atau handuk tangan yang ada di kamar".

Terungkap juga bahwa selimut pelapis atas sprei jarang dicuci, demikian juga dengan bantal kecil yang biasanya ditaruh di lantai dan diganti setelah sprei ditukar.

Seorang pemberi komentar menimpali, "tidak ada gunanya melempar bantal di hotel selain memindahkan kotoran dan debu dari lantai ke bantal".

Seorang lagi yang bekerja di motel murah menuliskan, " ini serius, jangan pernah memakai piring yang ditinggalkan orang lain di kamar. Piring itu dicuci menggunakan sabun hotel, bukan detergen piring dan banyak residu pada sendok".

Terakhir, kisah ngeri tentang ranjang yang sekedar dibalik untuk menyembunyikan bercak sebelum dibuang kemudian.

Seorang manager hotel menuliskan, "kami harus membuang begitu banyak kasur dalam setahun, bisa pusing memikirkannya".

"Tumpahan wine, cairan-cairan tubuh, tinja. Orang-orang seperti binatang dan hotel kami menjadi sarang mereka".

Dan tidak mengherankan kalau perselingkuhan sering terjadi secara terang-terangan. Kata seorang penulis, "kami kenal kalian, tapi kami tidak peduli".

Dalam suatu kejadian, seorang pegawai penginapan kecil di negara bagian Vermont mendapat pelajaran yaitu jangan pernah menelepon tamu dan memberitahu bahwa ada barang miliknya tertinggal setelah menginap.

Tulis wanita itu, "kami tidak mengetahui bahwa Ny. Smith yang mengangkat telepon dan menjelaskan bahwa bapak Smith sedang tidak di Vermont akhir pekan lalu karena sedang mengikuti rapat para dokter gigi di Toledo".

Temuan yang cukup menghibur datang dari seorang mantan manager tugas (duty manager) yang menuliskan, "yang selalu mengherankan saya adalah banyaknya orang mabuk yang keluar kamar karena mengira sedang membuka pintu kamar mandi, padahal membuka pintu utama".

Ia menceritakan kisah memalukan tentang tamu-tamu tanpa busana yang terkunci di luar kamar mereka dan dipaksa mengendap-endap ke meja depan untuk meminta kunci baru.

Selain hal-hal nyeleneh, ada juga yang berbagi kiat berharga. Misalnya, waktu terbaik untuk masuk hotel adalah hari minggu di awal bulan ketika para pelancong sudah keluar, tapi tamu-tamu bisnis belum tiba.

Pemesanan melalui situs web pihak ketiga juga tidak disarankan. Pilihan kamarnya bukan yang terbaik dan pemesan menjadi orang pertama yang didepak ketika terjadi pemesanan berlebih (overbooking).

Lalu, mintalah kamar pojok karena biasanya lebih luas. Jangan lupa, pemberian tip akan berdampak besar pada pelayanan kamar.

7 Musisi Ini Benci Lagunya Sendiri, Padahal Ngehits Banget di Dunia

Tak semua musisi mencintai lagu yang sering mereka nyanyikan. Walau menjadi hits dan sangat disukai oleh penggemar dan penikmat musik, nyatanya ada beberapa musisi yang ternyata tidak menyukai lagu yang mereka ciptakan sendiri.

Bahkan tak hanya tidak menyukainya, beberapa dari mereka justru membenci karya yang telah beredar di pasaran tersebut.

Penasaran siapa saja mereka? Berikut daftarnya, kira-kira alasannya kenapa ya?

1. Isyana Sarasvati


Lagu berjudul 'Tetap Dalam Jiwa' terbukti sukses melambungkan nama Isyana Sarasvati sebagai penyanyi wanita papan atas tanah air. Namun siapa sangka, sang penyanyi justru membenci lagu tersebut.
Menurut Isyana Sarasvati, lagu Tetap Dalam Jiwa merupakan lagu yang tersulit dalam proses rekaman. Isyana pun mengaku sempat dibuat frustasi oleh lagu tersebut.

2. James Blunt


Siapa yang tidak kenal James Blunt? Penyanyi asal Inggris ini memang terkenal dengan banyak hits single romantisnya. Namun lucunya, James Blunt justru mengakui kalau lagu You're Beautiful miliknya tidak enak.
Padahal lagu tersebut merupakan lagu yang membuat dirinya dikenal banyak orang. Ketika rilis, single ini berhasil meraih predikat penjualan nomor satu di Inggris dan Amerika dengan penjualan mencapai enam ratus ribu lebih.

3. Kelly Clarkson


Kelly Clarkson terkenal dengan lagunya yang berjudul Because of You. Namun rupanya hits tersebut dibenci oleh penyanyinya sendiri. Kelly mengaku bagai membuka luka lama saat menyanyikan lagu tersebut.
Kelly mengaku benci jika harus menyanyikan lagu itu. Alasannya, wanita cantik ini selalu merasakan trauma kehidupan masa kecilnya yang kurang indah.

4. Madonna


Siapa sangka, Madonna yang lagu dan karyanya banyak disukai orang ternyata sangat membenci tembang-tembangnya sendiri. Penyanyi berusia 58 tahun itu mengaku bahwa dirinya sangat bosan ketika mendengarkan lirik-lirik lagu yang dinyanyikannya.

5. Noel Gallagher - Oasis


Vokalis band Oasis, Noel Gallagher memang dikenal sebagai salah satu musisi paling kontroversial. Video-video yang dibuat oleh band asal kota Manchester ini tentu selalu dianggap keren oleh para fansnya, namun Noel memiliki pendapat lain.
Pentolan band Oasis itu tidak menyukai semua video yang dirilis oelh Oasis. Hal tersebut terungkap setelah seorang fans mengunggah potongan scene dari DVD Oasis.
Di video tersebut, Noel memberikan komentar-komentar yang menjelekkan videonya sendiri. Sementara itu sang adik, Liam Gallagher pernah mengaku bahwa ia tidak menyukai lagu Oasis yang berjudul Wonderwall.

6. Slash - Guns N'Roses


Siapa sangka ada cerita miris di balik lagu Sweet Child O'Mine? Saat personel Guns N'Roses menulis lagu tersebut, sang gitaris Slash tak serius, membuat mimik wajah lucu, dan memilih pergi ketika reff lagu tersebut dibuat.
Namun ketika Izzy Stradlin bergabung, ia langsung menyukainya. Axl langsung menulis lagu tersebut, dan semua personel Guns N'Roses menyukainya. Sementara Slash tetap menganggap semua itu hanya gurauan.

7. Radiohead


Lagu Creep yang dinyanyikan Radiohead ini memang begitu melegenda. Namun di balik kesuksesan lagu tersebut, beberapa punggawa Radiohead justru tak menyukai lagu tersebut. Thom Yorke sebagai vokalis tetap menolak memasukkan lagu ini ke dalam list pertunjukkan live mereka.
Sementara sang gitaris Johnny Greenwood mengaku tak menyukai lagu ini selama proses rekaman. Ia bahkan pernah mencoba menyabotase lagu dengan memainkan gitar dengan sangat keras.
Puncaknya, ketika Radiohead melakukan konser di Montreal, Kanada, Yorke membatalkan permintaan penggemar untuk memainkan lagu Creep dengan mencerca penonton dan mengatakan 'f*ck off, we're tired of it'.

10 Hal Tentang Tubuh Kita yang Ternyata Cuma Mitos


Banyak hal yang kita anggap fakta, tapi ternyata cuma mitos. Padahal karena hal itu, kita sudah berusaha menghindari beberapa hal supaya bisa mempertahankan kesehatan tubuh. Yuk kita coba untuk lebih mengerti tentang tubuh kita, baca 10 hal tentang tubuh kita yang ternyata cuma mitos ini, supaya kita tidak salah paham lagi.

1. Kesehatan tubuh kita bisa terjaga hanya dengan mengonsumsi vitamin atau suplemen

Hanya dengan sebutir tablet, kita bisa semakin sehat? Bukan itu poinnya. Vitamin itu hanya membantu proses tertentu di tubuh kita. Kita harus tetap berhati-hati dalam mengonsumsi pil tertentu. Kalau terlalu berlebihan, pil dan tablet yang awalnya tujuannya baik, justru bisa jadi berdampak buruk bagi tubuh kita.

2. Gula merah lebih sehat dari gula putih

Sebenarnya gula merah atau gula putih itu sama saja, kecuali kadar molase-nya yang memberikan warna coklat gelap pada gula merah. Gula merah sering disalahpahami lebih sehat karena tidak semanis gula putih.

3. Alkohol mematikan sel-sel otak

Alkohol dalam jumlah banyak bisa mempengaruhi proses metabolisme tubuh kita dan membuat tubuh jadi kekurangan oksigen. Yang dirusak adalah hubungan antara sel-sel pada otak, bukan sel otaknya sendiri.

4. Gula dapat membuat anak hiperaktif

Gula itu tidak membuat anak kecil jadi hiperaktif, ini beneran mitos. Gula mengandung kalori dan kalori menghasilkan energi. Jadi, Mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung gula akan memberikan energi yang besar kepada mereka, sehingga mereka jadi lebih bertenaga untuk bermain. Namun, konsumsi gula yang berlebihan memang tidak baik, terutama untuk kesehatan gigi.

5. Sel saraf tidak beregenerasi

Sel-sel saraf yang katanya tidak dapat beregenerasi itu bukan fakta. Matinya sel-sel saraf adalah proses yang konstan dan alami. Sel baru muncul di berbagai bagian otak yang berbeda. Saat seseorang merasa stres, itu adalah zat kimia yang membuat sel-sel baru ini berfungsi dan berinteraksi dengan satu sama lain, daripada sel saraf yang sebenarnya sudah sering terpakai.

6. Bagian kanan otak adalah tempat kreativitas diciptakan, bagian kiri merupakan sumber logika kita

Memang benar kalau masing-masing otak bagian kiri dan kanan memiliki "tugas" tertentu. Namun para ahli belum benar-benar menemukan kalau ada manusia yang otak bagian satunya lebih unggul dari bagian lainnya. Intinya, beberapa bagian dari otak "bekerja sama" untuk membentuk kreativitas kita dan bisa saja lokasinya bersamaan di otak kiri dan kanan.

7. Kita membutuhkan tidur malam 8 jam

Semua orang tahu kalau kita harus tidur malam selama 8 jam, padahal sebenarnya beda orang beda pula kebutuhan. Kebanyakan maupun kekurangan tidur dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan kita. Untuk beberapa orang, ada yang cukup membutuhkan tidur selama 6 jam agar tubuhnya merasa lebih baik, sementara yang lainnya masih merasa kelelahan bahkan setelah mereka sudah tidur malam selama 9 jam.

8. Antibiotik membunuh virus

Antibiotik hanya membunuh bakteri. Penyakit seperti flu misalnya, disebabkan oleh virus dan tidak untuk disembuhkan oleh antibiotik.

9. Cokelat menyebabkan komedo

Beberapa ilmuwan pernah mengadakan eksperimen, mereka memberikan cokelat batang yang mengandung 10 kali kandungan cokelat daripada cokelat batang biasa. Kemudian mereka membandingkan jumlah komedo pada orang-orang tersebut, sebelum dan sesudah mengkonsumsi cokelat tersebut. Hasilnya, mereka tidak menemukan perbedaan yang berarti.

10. Gula bisa bikin ketagihan

Pada tahun 2009, terbit sebuah buku berjudul Fat Chance : Beating The Odds Againts Sugar, Processed Food, Obesity, and Disease. Buku ini menjelaskan tentang hasil eksperimen dari laboratorium dimana para tikus diberikan jumlah gula yang besar selama beberapa hari. Saat mereka menjalani eksperimen ini, mereka jadi tidak bisa hidup tanpa gula. Namun saat eksperimen ini dicoba kepada manusia, efeknya berbeda dengan yang dialami para tikus. Selain itu, tentu saja manusia tidak bisa hidup dengan hanya bergantung pada gula.

Selasa, 25 Oktober 2016

8 Anak Muda yang Kaya Raya Karena Internet

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan internet memang memberikan dampak negatif seperti tergesernya teknologi lama bahkan hingga penyakit kecanduan smartphone yang dialami oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Namun di balik itu semua, internet telah berjasa menghasilkan generasi muda yang penuh inovasi. Para anak muda yang penuh inovasi ini telah sukses meraih kesuksesan dan kekayaan karena perkembangan internet dan teknologi.

Kamu pasti sudah tahu bahwa Mark Zuckerberg termasuk dalam daftar orang terkaya di dunia, sekaligus juga menjadikannya pemuda terkaya di dunia. Tapi tahukah kamu, bahwa selain Mark Zuckerberg masih ada anak muda lain yang juga kaya?

1. Mark Zuckerberg


Siapa yang tidak kenal namanya? Dikenal karena sukses memperkenalkan jejaring sosial Facebook, namanya semakin dikenal seiring semakin maju dan mudahnya internet di akses. Selain itu, banyaknya inovasi yang terus dikembangkan Mark Zuckerberg lewat Facebook sukses membuat namanya dan nama Facebook terus bertengger sebagai pengusaha dan perusahaan yang besar.

Disebut sebagai anak muda, berapa sih usia Mark Zuckerberg? Lahir di New York pada tanggal 14 Mei 1984 tentu masih muda bukan? Bahkan dia baru memiliki anak pertama beberapa waktu lalu. Di usianya yang muda, dia telah memiliki total kekayaan sebesar Rp 620 triliun.

2. Dustin Moskovitz


Dustin Moskovitz adalah rekan Mark Zuckerberg, mereka bersama-sama mendirikan jejaring sosial media Facebook. Namun pada tahun 2008, dia mundur dari Facebook kemudian mengembangkan software untuk perusahaan bernama asana.com

Diperkirakan saat ini kekayaannya mencapai Rp 88,4 triliun. Bisa dibayangkan jika dia masih bersama Mark Zuckerberg mengelola Facebook ya?

3. Evan Spiegel


Evan Spiegel adalah CEO dari aplikasi Snapchat. Layanan berbagi foto dan video singkat yang mengutamakan privasi penggunanya ini memang melejit cepat di era yang rawan dengan ancaman privasi ini.

Dari Snapchat saja kini anak muda berumur 25 tahun ini sukses menjadi pemuda terkaya dengan total kekayaan Rp 30 triliun.

4. John Vechey


John Vechey telah menciptakan banyak game jauh sebelum Facebook dan iPhone muncul. Dia bahkan dikenal sebagai orang yang pertama kali membuat game online untuk dimainkan di komputer. Pada tahun 2000, Vechey mendirikan PopCap yang menjadi pelopor industri game online di dunia. Dan pada tahun 2011, PopCap kemudian dibeli oleh Electronic Arts (EA) seharga Rp 10 triliun dalam bentuk tunai dan saham.

Saat ini, Vechey fokus dalam usahanya mengembangkan grist.org, sebuah situs berita tidak mengutamakan keuntungan.

5. Andrew Gower


Jika kamu suka main game online, harusnya kamu tidak asing dengan namanya ini. Andrew Gower adalah Bapak Game Online Sedunia, karena dari tangan pria kelahiran 02 Desember 1978 ini telah dihasilkan banyak game-game online seru.

Bermula dengan kesuksesan game gratis Runescape yang bergenre MMORPG, Gower yang berkerja di Jagex hingga 2010 kemudian mendirikan usaha sendiri. Sebuah perusahaan pengembangan game yang merangkap sebagai perusahaan konsultan games bernama Fen Research pun dikelolanya. Jumlah kekayaan Andrew Gower diperkirakan sampai Rp 9,4 triliun hingga tahun 2014 ini.

6. Chad Hurley


Chad Hurley adalah pendiri situs berbagi video YouTube. Pada tahun 2005, dia menciptakan situs berbagi video tersebut bersama kedua rekannya. Sayangnya mereka menjual YouTube ke Google seharga $1,65 milyar atau setara Rp 22 triliun dan jadilah YouTube yang sekarang. Sangat disayangkan ya?

Saat ini Hurley fokus mengembangkan MixBit. Seperti kamu ketahui, MixBit pun merupakan layanan berbagi video. Bedanya, MixBit bisa membuat project bersama dengan teman kamu. Total kekayaan Chad Hurley saat ini mencapai Rp 4,6 triliun.

7. Blake Ross


Sempat bekerja di Netscape sejak usianya 15 tahun, membuat Blake Ross memahami bagaimana sebuah browser harusnya bekerja dari sudut pandang pengguna dan anak muda. Maka Blake Ross pun menciptakan sebuah browser yang ringan dan memiliki daya tarik berkat fitur tambahannya yaitu Mozilla Firefox.

Sejak dirilis pada tahun 2004, Mozilla sukses menjadi salah satu browser dengan basis pengguna terbesar di dunia. Kekayaan Ross mencapai Rp 2 triliun.

8. Alexander Levin


Alexander Levin bisa dibilang sebagai anak yang paling muda namun sukses meraup kekayaan lewat internet. Pemuda kelahiran tahun 1991 ini sukses di internet lewat layanan hosting gambar ImageShack yang didirikannya. Menariknya, meski layanan ImageShack memiliki sistem berbayar, pendapatannya justru datang dari iklan.

Hingga tahun 2011 lalu, dari ImageShack saja kekayaan Alexander Levin telah mencapai Rp 781 milyar. Sekarang berapa ya? Mengingat ImageShack masih menjadi layanan hosting gambar para penikmat berbagi konten di internet.

Beda Negara Beda Gaya, Ini Ciri Khas Nonton Konser di Indonesia, Korea, dan Barat!

Apakah kalian pernah nonton konser artis? Atau paling nggak datang ke acara yang nonton artis lagi nyanyi? Biasanya kalau nonton konser atau acara nyanyi-nyanyi gitu, nggak lengkap kalau nggak ada penontonnya ya?

Biasanya keberadaan penonton dalam sebuah acara itu penting banget. Kalau penontonnya diam aja, apa jadinya sebuah acara?

Jadi nggak heran tuh kalau acara musik Indonesia jaman sekarang ada yang namanya penonton "bayaran". Tugasnya adalah untuk teriak-teriak biar acaranya ramai dan jadi seru. Tapi kalau acaranya semacam konser dan ada kumpulan beberapa artis, ini yang susah. Penonton bayaran nggak bakal berfungsi disini.

Berikut ini, tribunstyle.com mau memberikan kamu perbandingan antara penonton konser di Indonesia, Korea Selatan, dan di Barat.

1. Penonton Korea Selatan


Penonton konser atau acara musik di Korea Selatan itu unik dan punya style sendiri. Mereka kalau nonton konser, biasanya punya lightstick.
Setiap boyband dan girlband Korea pasti bakal merilis dan menjual lightstick, ini merupakan barang yang bisa dibilang wajib untuk para penonton. Mengayun-ayunkan lightstick ini bikin bagian tempat duduk penonton jadi kerlap-kerlip dan terlihat indah.
Mungkin karena nggak teriak-teriak, tapi ayunan lightstick itu merupakan salah satu cara mereka menunjukkan kalau mereka enjoy menonton artis tersebut.
Tapi nggak cuma itu, kebanyakan penonton Korea itu malu kalau mereka kesorot kamera. Biasanya mereka langsung nutupin muka.
Selain itu, penonton ini juga rata-rata selalu hafal fanchant (nyanyian yang dilakukan oleh para penggemar). Biasanya cuma artis Korea saja yang punya.
Jadi para penggemar ini bakal nyanyi di sela-sela bagian intro atau saat artisnya lagi diam. So, jangan heran kalau nonton artis Korea lagi ngedance di acara musik terus ada yang teriak-teriak, itu namanya fanchant.
Penonton Korea ini nggak level pakai handphone buat merekam, ada sih tapi bisa dibilang jarang banget. Mereka bakal lebih milih megang lightstick dan enjoy the concert daripada repot merekam pakai handphone.
Jadi kalau kamu nonton konser artis Korea, simpan aja handphone kamu karena udah ada bagian dokumentasinya kok.

2. Penonton Barat


Penonton bule memang nggak seheboh penonton Korea. Tapi mereka ini ekspresif banget. Pasti kalian pernah nonton dong bule-bule ini sampai nangis-nangis lihat artis favorit mereka nyanyi.
Mereka suka nggak segan untuk teriak-teriak histeris atau nyanyi bareng kalau memang artis tersebut keren. Meski handphone tetap selalu digenggam, tapi mereka bakal tetap nyanyi dan selalu heboh. Bikin artisnya semangat tampil.

3. Penonton Indonesia


Berdasarkan penelusuran, penonton Indonesia itu lumayan pasif kalau nonton konser atau artis nyanyi. Kalau bukan penonton bayaran, biasanya mereka lebih milih diam sambil ngacungin smartphone buat merekam artisnya nyanyi.
Lain kali kalau nonton, simpan aja smartphone kamu, teriak-teriak deh biar artisnya semangat. Ini terjadi nggak cuma ke artis luar negeri, dalam negeri pun juga terkadang lebih sepi lagi.
Tapi tenang, para penonton tetap berteriak antusias untuk penampilan para artisnya, mereka nggak pelit suara kok. Namun, merekam penampilan si artis tetap yang utama.
Entah untuk dokumentasi atau gimana. Tetap salut untuk penonton Indonesia yang ekspresif kalau nonton konser. Asal jangan sampai saking ekspresifnya sampai tawuran ya.

Ingat ya, kalau nonton konser, jangan sibuk sama smartphone, ikut nyanyi bareng artisnya biar mereka merasa dihargai. Apalagi kalau artisnya dari luar negeri, kalau didiamkan aja kan kasihan, udah jauh-jauh datang tapi dia heboh sendiri di panggung.

Rekam sebentar, foto secukupnya, and then enjoy the show.

Inilah yang Bakal Terjadi Jika Cowok Kebanyakan Pakai Sabun Muka


Memiliki aktivitas di lapangan yang super padat dan harus 'berhadapan' langsung dengan sinar matahari, membuat muka cowok jadi kusam dan banyak 'diserang' oleh debu, menjadikan kulit muka berminyak dan kotor.

Tentu saja, sebagai cowok, perawatan muka sangat penting, kalau nggak dirawat dan nggak dibersihkan, gimana gebetan mau dekat sama kamu?

Namun, karena muka sering kotor dan kusam, para cowok seringkali menggunakan sabun muka terlalu banyak bahkan bisa tiga atau empat kali dalam sehari.

Hal itu amat sangat tidak dianjurkan oleh Dr. Eddy Karta, seorang dokter spesialis kulit.

Ketika lagi ngobrol bareng HAI via email, Dr. Eddy menegaskan, para cowok nggak boleh tuh menggunakan sabun muka terlalu sering karena hal ini bisa menghilangkan pelembab alami pada wajah.

"Pilihlah sabun muka dengan formulasi yang tepat dan bahan aktif yang sesuai jenis kulit. Harus sering baca komposisi (sabun muka) itu" paparnya beberapa waktu lalu.

"Sabun muka digunakan sesuai keperluan. Tidak disarankan menggunakan sabun berlebihan dan terlalu sering, karena akan menghilangkan pelembab alami yang ada di dalam kulit (natural moisturizing factor)" lanjutnya menegaskan.

Jika pelembab alami yang ada pada muka kita hilang, menurut Dr. Eddy kulit muka kita bakal mudah terkena iritasi serta sensitif, bukannya malah baik untuk kulit, tapi malah menjadi petaka.

Nah, kalau sudah terkena iritasi, produksi minyak di muka kalian bakal lebih banyak dan jadi nggak percaya diri deh kalau ketemu gebetan kalian.

Jadi kalau bisa jangan terlalu sering menggunakan sabun muka ya, apalagi sampai empat kali sehari, yang wajar-wajar saja biar nggak merusak kulit muka sendiri.

Jarang Dicuci, Jeans Bakal Makin Bagus? Mitos atau Fakta?


Buat yang suka jeans dan denim, tentunya nggak asing lagi dengan istilah fading. Singkatnya, fading adalah perubahan warna denim atau jeans di bagian-bagian tertentu yang terjadi karena proses pemakaian dan menjadi seni serta kepuasan tersendiri bagi para denim lovers. Tapi udah pada tau mitos fading jeans belum?

Mitosnya, jeans kita akan semakin cantik hasil fadingnya kalau kita jarang sekali mencucinya. Apalagi dengan adanya campaign nudie yang meng-encourage penggunanya untuk nggak mencuci jeans nya minimal 6 bulan.

Menurut darahkubiru.com, situs tentang denim lifestyle, hal ini ada benarnya karena fading pada dasarnya terjadi karena adanya gesekan pada bagian-bagian tertentu pada jeans yang mengakibatkan indigo terlepas dari jeans. Dan pada dasarnya begitu kita celupkan jeans pada air, indigo akan terlepas pula sehingga pada bagian-bagian yang terkena banyak gesekan, indigo akan semakin banyak terlepas dan terjadilah perbedaan-perbedaan warna pada bagian tertentu.

Namun karena hal ini, banyak denim mania seakan phobia terhadap air karena menurut mereka air = jahat karena melepas sebagian indigo pada jeans dan dianggap akan merusak hasil fading.

Sebenarnya hal indigo loss ini tergantung juga pada kualitas jeansnya. Jeans jepang pada umumnya memiliki kualitas yang handal, hal ini disebabkan karena kualitas indigo yang bagus dan juga teknik dying yang superior.

Kedua hal ini berperan penting pada indigo loss, dalam kasus ini jeans dengan kualitas indigo dan teknik dying yang bagus akan dapat menahan indigo lebih baik, sehingga indigo loss dapat terkurangi setiap kali jeans dicuci. Hal ini pula yang membuat kebanyakan jeans jepang masih memiliki fading yang mantap walaupun dicuci berkali-kali.

Nah, itulah mitos fading jeans. Yang jelas, nyuci jeans ada peraturannya juga. Contohnya dry denim atau raw denim yang harus tunggu sampai minimal 6 bulan pemakaian kalau mau dicuci.